PTK Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas XII
JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK
HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306
Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini
Atau Cek FB Kami Disini
BAB I
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/153082/ptk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-mata-pelajaran-matematika-kelas-xii-tsm-smk-utama-bakti-palembang-melalui-metode-sokratis_5528665d6ea83462128b457d
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/153082/ptk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-mata-pelajaran-matematika-kelas-xii-tsm-smk-utama-bakti-palembang-melalui-metode-sokratis_5528665d6ea83462128b457d
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Peran dan fungsi guru sangat penting dalam proses belajar mengajar. Oleh
karena itu, situasi yang dihadapi guru dalam melaksanakan pengajaran
mempunyai pengaruh besar terhadap proses belajar mengajar itu sendiri.
Dengan demikian, guru sepatutnya peka terhadap berbagai situasi yang
dihadapi, sehingga dapat menyesuaikan pola tingkah lakunya dalam
mengajar dengan situasi yang dihadapi. Salah satu kemampuan dasar yang
harus dimiliki guru adalah merencanakan dan melaksanakan proses belajar
mengajar. Kemampuan ini membekali guru dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya sebagai pengajar. Belajar dan mengajar terjadi pada
saat berlangsungnya interaksi antara guru dengan siswa untuk mencapai
tujuan pengajara
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/153082/ptk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-mata-pelajaran-matematika-kelas-xii-tsm-smk-utama-bakti-palembang-melalui-metode-sokratis_5528665d6ea83462128b457d
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/153082/ptk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-mata-pelajaran-matematika-kelas-xii-tsm-smk-utama-bakti-palembang-melalui-metode-sokratis_5528665d6ea83462128b457d
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Peran dan fungsi guru sangat penting dalam proses belajar mengajar. Oleh
karena itu, situasi yang dihadapi guru dalam melaksanakan pengajaran
mempunyai pengaruh besar terhadap proses belajar mengajar itu sendiri.
Dengan demikian, guru sepatutnya peka terhadap berbagai situasi yang
dihadapi, sehingga dapat menyesuaikan pola tingkah lakunya dalam
mengajar dengan situasi yang dihadapi. Salah satu kemampuan dasar yang
harus dimiliki guru adalah merencanakan dan melaksanakan proses belajar
mengajar. Kemampuan ini membekali guru dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya sebagai pengajar. Belajar dan mengajar terjadi pada
saat berlangsungnya interaksi antara guru dengan siswa untuk mencapai
tujuan pengajara
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/153082/ptk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-mata-pelajaran-matematika-kelas-xii-tsm-smk-utama-bakti-palembang-melalui-metode-sokratis_5528665d6ea83462128b457d
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/153082/ptk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-mata-pelajaran-matematika-kelas-xii-tsm-smk-utama-bakti-palembang-melalui-metode-sokratis_5528665d6ea83462128b457d
Pembelajaran Matematika umumnya didominasi
oleh pengenalan rumus-rumus serta konsep-konsep secara verbal, tanpa ada
perhatian yang cukup terhadap pemahaman siswa. Disamping itu proses
belajar mengajar hampir selalu berlangsung dengan metode “chalk and
talk” guru menjadi pusat dari seluruh kegiatan di kelas (Somerset, 1997
dalam Sodikin, 2004:1).
Pembelajaran matematika sering
diinterpretasikan sebagai aktivitas utama yang dilakukan guru, yaitu
guru mengenalkan materi, mungkin mengajukan satu atau dua pertanyaan,
dan meminta siswa yang pasif untuk aktif dengan memulai melengkapi
latihan dari buku teks, pelajaran diakhiri dengan pengorganisasian yang
baik dan pembelajaran selanjutnya dilakukan dengan sekenario yang
serupa.
Kondisi di atas tampak lebih parah pada
pembelajaran geometri. Sebagian siswa tidak mengetahui mengapa dan untuk
apa mereka belajar konsep-konsep geometri, karena semua yang dipelajari
terasa jauh dari kehidupan mereka sehari-hari. Siswa hanya mengenal
objek-objek geometri dari apa yang digambar oleh guru di depan papan
tulis atau dalam buku paket matematika, dan hampir tidak pernah mendapat
kesempatan untuk memanipulasi objek-objek tersebut. Akibatnya banyak
siswa yang berpendapat bahwa konsep-konsep geometri sangat sukar
dipelajari (Soedjadi, 1991 dalam Sodikin 2004:2).
Judul PTK :”PENGGUNAAN MEDIA VISUAL UNTUK
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IRISAN BIDANG DENGAN BANGUN RUANG PADA
SISWA KELAS X-5 SMA NEGERI…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar