LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (1) PKN
JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK
HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306
Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini
Atau Cek FB Kami Disini
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………………
ABSTRAK……………………………………………………………………………
KATA PENGANTAR……………………………………………………………….
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………..
DAFTAR TABEL……………………………………………………………………
DAFTAR GAMBAR……………………………………………………………….
DAFTAR LAMPIRAN………………………………………………………………
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………….
A. Latar Belakang Masalah………………………………………………………………………
B. Identifikasi Masalah…………………………………………………………………
C. Pembatasan Masalah……………………………………………………………..
D. Perumusan Masalah……………………………………………………………….
E. Tujuan Penelitian……………………………………………………………………
F. Manfaat Penelitian…………………………………………………………………..
BAB II KAJIAN TEORI…………… ……………………………………………..
A. Kajian Teoritik………………………………………………………………………
B. Kerangka Berpikir………………………………………………………………….
C. Hipotesis Tindakan………………………………………………………………..
BAB III METODE PENELITIAN …………………………………………………
A. Setting Penelitian …………………………………………………………………………….
B. Subyek Penelitian…………………………………………………………………
C. Metode Penelitian…………………………………………………………………
D.Prosedur Penelitian………………………………………………………………..
E. Instrumen Penelitian…………………………………………………………………………
F. Teknik Pengumpulan data……………………………………………………….
G. Alat Pengumpulan Data…………………………………………………………
H. Analisis Data …….. ………………………………………………………………………….
I.Indikator Keberhasilan……………………………………………………………..
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN…………………………..
A. Hasil Penelitian …………………………………………………………………………….
B. Pembahasan………………………………………………………………………………….
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN …………………………………………..
A. Kesimpulan……………………………………………………………………..
B. Saran-saran…………………………………………………………………….
DAFTAR PUSTAKALAMPIRAN
RIWAYAT HIDUP
___________________________________________________________________________________
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Jadual Penelitian Tindakan Kelas……………………………………………
Tabel 2. Rekapitulasi Hasil Belajar Matematika Kelas VI di SDN Cempaka Baru 14….
Tabel 3. Hasil pengamatan aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus I pertemuan Kesatu
Tabel 4. Nilai rata-rata dan ketuntasan belajar pada siklus I……………………………
Tabel 5. Hasil pengamatan aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus II pertemuan 1
Tabel 6. Nilai rata-rata dan ketuntasan belajar pada siklus II………………………….
Tabel 7..Rekapitulasi aktivitas belajar siswa siklus I dan siklus II……………………..
Tabel 8. Perbandingan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II………………….
___________________________________________________________________________________
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Bagan rancangan pelaksanaan PTK model spiral………………………….
Gambar 2 Diagram batang hasil pengamatan aktivitas siswa pada pembelajaran siklus I pertemuan 1
Gambar 3 Diagram batang tentang hasil belajar dalam siklus I
Gambar 4. Diagram batang hasil pengamatan aktivitas siswa pada pembelajaran Siklus II pertemuan 2
Gambar 5. Diagram batang tentang hasil belajar dalam siklus II
Gambar 6. Perbandingan aktivitas siswa dalam pembelajaran di kelas pada siklus I Dan II
Gambar 7. Perbandingan hasil belajar siklus I dan siklus II
__________________________________________________________________________________
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Silabus
Lampiran 2. RPP
Lampiran 3. Bahan Ajar dan soal- soal tes
Lampiran 4.Contoh hasil kerja siswa
Lampiran 5.Daftar nilai siklus I
Lampiran 6. Daftar nilai siklus II
Lampiran 7.Pembagian kelompok
Lampiran 8 Lembar observasi siklus I
Lampiran 9. Lembar Observasi siklus II
Lampiran 10. Daftar hadir siswa
Lampiran 11. Foto-foto kegiatan
Lampiran 12. Riwayat peneliti
Lampiran 13. Surat keterangan telah melaksanakan penelitian
___________________________________________________________________________________
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Pembelajaran adalah kegiatan yang mengkondisikan seseorang belajar melalui kegiatan edukatif pembelajaran dan lebih memfokuskan siswa untuk dapat belajar secara maksimal. Keberhasilan pembelajaran siswa dapat diketahui dari beberapa indikator, yaitu aktif dalam pembelajaran, menguasai materi pelajaran, menjawab pertanyaan dengan benar dan mampu mengerjakan soal-soal dengan tepat. Salah satu indikator keberhasilan pembelajaran adalah bertambahnya pengetahuan siswa. Siswa akan memperoleh pengetahuan apabila siswa tersebut aktif dalam pembelajaran.
Dalam proses belajar mengajar ada empat komponen penting yang berpengaruh bagi keberhasilan belajar siswa, yaitu bahan belajar, suasana belajar, media, alat peraga dan sumber belajar, serta guru sebagai subyek pembelajaran. Komponen-komponen tersebut sangat penting dalam proses belajar, sehingga melemahnya satu atau lebih komponen dapat menghambat tercapainya tujuan belajar yang optimal.
Media sebagai salah satu komponen dalam kegiatan belajar mengajar dan sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran dipilih atas dasar tujuan dan bahan pelajaran yang telah ditetapkan, oleh karena itu guru sebagai subyek pembelajaran harus dapat memilih media, alat peraga dan sumber belajar yang tepat, sehingga bahan pelajaran yang disampaikan dapat diterima siswa dengan baik.
Konsep-konsep dalam Matematika itu abstrak, sedangkan pada umumnya siswa berpikir dari hal-hal yang konkret menuju ha-hal yang abstrak, maka salah satu jembatannya agar siswa mampu berpikir abstrak tentang Matematika, adalah dengan menggunakan media pendidikan dan alat peraga.
Sesuai dengan tingkat perkembangan intelektual siswa Sekolah Dasar yang masih dalam tahap operasi konkret, maka siswa Sekolah Dasar lebih mudah menerima konsep-konsep Matematika yang abstrak melalui benda-benda konkret. Untuk membantu hal tersebutdilakukan manipulasi-manipulasi obyek yang digunakan untuk belajar Matematika yaitu alat peraga.
Dari hasil nilai raport kelas sebelumnya, pada saat siswa duduk di kelas V tingkat penguasaan materi pembelajaran Matematika masihrendah.Oleh karena itu di awal tahun pelajaran 2010/ 2011 peneliti yang sekaligus sebagai guru kelas VI di SDN Cempaka Baru 14 Jakarta Pusat untuk mengetahui tentang penyebab-penyebab rendahnya hasil belajar Matematika. Siswa kelas VI SDN Cempaka Baru 14 Jakarta memiliki prestasi akademik sangat heterogen. Dari seluruh siswa di kelas VI SDN Cempaka Baru 14 Jakarta masih ada sebagian siswa masih memperoleh nilai rendah sehingga menjadi renungan bagi penulis, bahwa salah satu penyebab rendahnya prestasi siswa karena kegiatan pembelajaran guru kurang atau tidak melibatkan siswa secara aktif sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang kiranya dapat menciptakan keaktifan siswa dalam bentuk perorangan atau kelompok.
Kompetensi Dasar mengenai Bangun ruang merupakan salah satu kompetensi Dasar yang sulit dipahami siswa.Selain siswa dituntut memahami rumus setiap bangun ruang, juga Kompetensi Dasar ini sulit dipahami kalau hanya bersipat teoritis saja. Oleh karena itu sangat diperlukan alat peraga yang dapat membantu siswa memahami setiap bangun ruang secara kontekstual.Sehingga tindakan yang diberikan terhadap siswa dalam pembelajaran, harus menggunakan alat peraga bantu sederhana seperti dari bahan kertas karton yang dibuat berbagai bentuk bangun ruang seperti kubus, limas, balok, kerucut.
Untuk mengatasi rendahnya hasil evaluasi siswa, penulis mengadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTUK). Penelitian Tindakan Kelas adalah penelitian yang dilakukan guru di dalam kelasnya sendiri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa meningkat.
Penelitian Tindakan Kelas juga merupakan salah satu strategi pemecahan masalah yang memanfaatkan tindakan nyata dalam menyikapi masalah dalam proses pembelajaran dalam kelas.
B.Identifikasi Masalah
Dari latar belakang yang telah diuraikan di atas, banyak sekali permasalahan- permasalahan yang mempengaruhi hasil belajar Matematika. Permasalahan itu dapat di identifikasikan sebagai berikut:
- Mengapa pemahaman siswa kelas VI SDN Cempaka Baru Jakarta terhadap materi bangun ruang masih kurang?.
- Mengapa siswa kelas VI SDN Cempaka Baru Jakarta tidak aktif dalam proses kegiatan belajar-mengajar Matematika?
- Bagaimana upaya guru dalam meningkatkan pencapaian kompetensi dan motivasi belajar siswa kelas VI SDN Cempaka Baru Jakarta dalam pembelajaran Matematika?
- Bagaimana aktivitas siswa kelas VI SDN Cempaka Baru Jakarta dalam pembelajaran dengan menggunakan metode alat peraga sederhana dalam pembelajaran Matematika?
- Bagaimana motivasi siswa kelas VI SDN Cempaka Baru Jakarta dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan metode alat peraga sederhana?
- Apakah penggunaan alat peraga sederhana dapat meningkatkan hasil belajar Matematika tentang Bangun ruang siswa kelas VI SDN Cempaka Baru 14 Jakarta?
C.Pembatasan Masalah
Dari masalah yang telah dijabarkan dalam latar belakang maka penulis membatasi pokok permasalahan yang akan diteliti dan diangkat yaitu “Dapatkah penggunaan alat peraga sederhana meningkatkan hasil belajar Matematika tentang bangun ruang pada siswa kelas VI di SDN Cempaka Baru 14 Jakarta”.
D.Perumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut: “Apakah Penggunaan alat peraga sederhana dapat meningkatkan hasil belajar Matematika tentang bangun ruang pada siswa kelas VI SDN Cempaka Baru 14 Jakarta Pusat semester ganjil tahun pelajaran 2010/2011?”.
E.Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan:
- Mendeskripsikan model penggunaan metode alat peraga sederhana dalam pembelajaran Matematika.
- Untuk mengetahui partisipasi dan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui penggunaan alat peraga sederhana.
- Untuk mengetahui motivasi dan minat siswa di pelajaran Matematika melalui pembelajaran dengan menggunakan alat peraga sederhana.
- Untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar Matematika setelah menggunakan alat peraga sederhana.
- Untuk mengetahui respon atau sikap yang muncul dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan alat peraga sederhana.
F.Kegunaan Penelitian.
Manfaat yang diperoleh dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) antara lain:
1.Bagi Guru
- Meningkatkan pengetahuan guru tentang kemampuan pemecahan masalah siswa.
- Memberikan masukan yang bermanfaat bagi tenaga pengajar tentang metode yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
- Ditemukan strategi pembelajaran yang tepat, tidak konvensional, tetapi bersifat variatif dan fun learning bagi siswa.
2.Bagi siswa
- Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran Matematika.
- Memperoleh cara belajar Matematika yang lebih efektif, menarik, dan menyenangkan serta mudah untuk menangkap materi yang dipelajari.
- Menumbuhkan Motivasi belajar siswa.
- Rasa ketegangan, ketakutan akan kesulitan memahami rumus Matematika tidak dirasakan siswa lagi.
- Tercapainya peningkatan kompetensi siswa di pembelajaran Matematika.
3. Bagi peneliti
Menambah pengetahuan dan pengalaman dalam pembelajaran Matematika yang menggunakan Metode Alat Peraga Sederhana yang termodifikasi sesuai dengan Kompetensi Dasar.
___________________________________________________________________________________
BAB II
KAJIAN TEORI
A. Kajian Teoritik
1. Pengertian Hasil Belajar
Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak melalui kegiatan belajar. Ada tiga ranah (domain) hasil belajar yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Hasil belajar merupakan keluaran (output) dari suatu sistem pemrosesan masukan (input) berbagai masukan yang berupa informasi dan merupakan fungsi dari masukan pribadi dan masukan yang berasal dari lingkungan
(Hutabarat,EP, 1988: 25). Hasil belajar adalah prestasi aktual yangditampilkan oleh anak. Menurut Nana Sudjana dalam bukunya Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar mendefinisikan, “Hasil Belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.”R. Gagne mengemukakan bahwa hasil belajar harus didasarkan pada pengamatan tingkah laku, melalui stimulus respon dan hasil belajar bersyarat (Sudjana,1989:213 ). Sebagai pertanda bahwa seseorang telah melakukan proses belajara adalah terjadinya perubahan perilaku tersebut misalnya dapat berupa; dan tidak tahu sama sekali menjadi samar-samar, dan kurang mengerti menjadi mengerti, dan tidak biasa menjadi terampil dan anak pembangkang menjadi penurut, dan pembohong menjadi jujur, dan kurang takwa menjadi takwa,dan lain-lain. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari proses pembelajaran diri sendiri dan pengaruh lingkungan, baik perubahan kognitif, afektif maupun psikomotor dalam diri siswa.
Faktor yang mempengaruhi Hasil Belajar, (Slameto. 2003:20), yaitu:
Faktor Internal dan
Fakter internal meliputi faktor fisiologis dan faktor psikologis (Kecerdasan Intelegensi siswa, motivasi, minat, sikap dan bakat)
Faktor Eksternal
Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa meliputi faktor lingkungan sosial (lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat) dan lingkungaan non social (lingkungan alamiah, lingkungan instrumental, dan faktor materi pelajaran).
2. Pengertian Matematika
Matematika adalah terjemahan dari Mathematics. Matematika lebih dari pada aritmetika, yakni ilmu tentang kalkulasi/ perhitungan. Ia lebih dari pada aljabar, yang merupakan bahasan lambang, operasi dan relasi.Namun arti atau definisi yang tepat dari matematika tidak dapat diterapkan secara eksak (pasti) dan singkat. Matematika adalah cara/metode berpikir dan bernalar. Matematika dapat digunakan untuk memutuskan apakah suatu ide itu benar atau salah, atau paling sedikit ada kemungkinan benar.Matematika adalah suatu medan eksplorasi dan penemuan, di situ setiap hari ide-ide baru diketemukan (Roseffendi. E.T, 1979 :30)
3. Teori Alat Peraga
Media pengajaran sebagai perantara dalam rangka memperlancar pencapaian tujuan dari pelaksanaan pendidikan disekolah. Media pengajaran harus yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran,perasaan, dan kemauan audien (siswa) sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya. Penggunaaan media secara kreatif akan memungkinkan audien (siswa) untuk belajar lebih baik dan dapat meningkatkan performan mereka sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Media pengajaran yang digunakan berupa peralatan yang efektif yaitu alat peraga.Alat peraga adalah alat (benda) yang digunakan untuk memperagakan fakta, konsep prinsip atau prosedur tertentu agar tampak lebih nyata/konkrit.Tanpa alat sukar rasanya dipercaya untur tercapainya tujuan yang diharapkan disuatu lembaga pendidikan. Dalam kegiatan interaksi edukatif biasanya dipergunakan alat nonmaterial dan alat material. Alat nonmaterial berupa suruhan, perintah, larangan, nasihat dan sebagainya. Sedangkan alat material atau alat bantu pengajaran berupa globe, papan tulis, batu kapur, gambar, diagram, lukisan, slide, video dan sebagainya.
Pengertian Bangun Ruang
Bangun ruang merupakan salah satu materi pada pelajaran Matematika.Yang termasuk bangun ruang adalah kubus, balok, limas, kerucut dan tabung.Siswa akan lebih mudah memahami dengan melihat benda langsung secara konkrit. Dengan bentuk pendekatan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) dalam praktek pembelajarannya lebih berfokus pada keaktifan siswa, guru sebagai fasilitator saja.
Dengan menggunakan benda-benda konkrit, siswa lebih dapat memahami maksud dari sebuah konsep dengan benar. Susunan belajarakan lebih hidup, menyenangkan, dan tidak membosankan Dominasi guru berkurang dan siswa lebih aktif. Konsep yang lebih dipahami dapat lebih mengakar karena siswa membuktikannya sendiri.Dengan banyaknya contoh dengan melakukan permainan siswa dapat menerapkan ke dalam situasi yang lain.
B. Kerangka Berpikir
Jika minat siswa dapat dibangkitkan untuk kemudian seluruh perhatiannya dapat dipusatkan kepada bahan pelajaran yang diberikan oleh guru, maka keadaan kelas menjadi tenang sebab siswa tidak mempunyai kesempatan melakukan hal-hal yang melanggar ketertiban kelas. Maka pelajaran dapat berlangsung dengan baik, mudah diterima dan dimengerti oleh siswa yang selanjutnya disimpan dan dingat dan pada waktunya mudah pula disimak untuk ditimbulkan kembali.
Minat yang tinggi terhadap suatu pelajaran memungkinkan siswa memberikan perhatian terhadap mata pelajaran itu, sehingga memperoleh hasil belajar yang tinggi sebagai akibat dari ketertarikan siswa terhadap suatu mata pelajaran.Sebagian besar siswa cenderung tidak menyukai Matematika karena merasa sulit mempelajari Matematika. Maka untuk mengatasinya salah satunya dengan menggunakan alat peraga dalam belajar Matematika, sehingga siswa jadi lebih tertarik dan berminat untuk mempelajariMatematika.Dariuraian diatas terlihat bahwa penggunaan alat peraga dan minat memberi pengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Alat peraga adalah alat (benda) yang digunakan untuk memperagakan fakta, konsep atau prinsip tertentu agar tampak lebih nyata atau konkrit.Dengan menggunakan alat peraga manfaat kegunaan yang berupa penyampaian materi dapat diseragamkan, proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, efisien dalam waktu dan tenaga, meningkatkan kualitas hasil belajar siswa, dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar, merubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif, dapat membuat materi pelajaran yang abstrak menjadi lebih konkrit, informasi pelajaran yang disajikan dengan alat peraga yang tepat akan memberikan kesan mendalam dan lebih lama tersimpan pada diri siswa
Pengaruh penggunaan alat peraga dalam proses pembelajaran dimungkinkan terjadi perbedaan antara yang menggunakan alat peraga dan tidak menggunakan alat peraga. Hal ini mungkin dapat terjadi karena kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran yang menggunakan alat peraga dan tidak mengunakan alat peraga berbeda. Hal ini akan berpengaruh kepada hasil belajar Matematika siswa.
C.Hipotesis Tindakan
Penelitian ini direncanakan terbagi kedalam dua siklus, setiap siklus dilaksanakan mengikuti prosedur perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleks (reflecting). Dengan demikian dapat dirumuskan hipotesis tindakan sebagai berikut: Penggunaan alat peraga sederhana dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa VI SDN Cempaka Baru 14 Jakarta tentang bangun ruang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar