Rabu, 24 Mei 2017

PTK Pengajaran Berbasis Inquiry Pelajaran PKn (2)

PTK Pengajaran Berbasis Inquiry Pelajaran PKn (2)

JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK


HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306

Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini
Atau Cek FB Kami DISINI
 

 

 A. Lokasi Penelitian
Penelitian saya lakukan untuk mengkaji pembelajaran PKn dengan jumlah pertemuan satu kali setiap minggu dua jam pelajaran selama 90 menit di kelas X ( jenjang kelas dengan kurikulum 2004) pada SMA Negeri 1 Geger Kabupaten Madiun. Adapun situasi sekolah dapat didiskripsikan sebagai berikut ;
SMA Negeri 1 Geger, memiliki tujuh kelas paralel dengan rata-rata siswa per kelas 40 orang dengan kemampuan akademik rata-rata baik. Ruang kelas standar, beberapa kelas tempat duduk siswa satu set dengan meja belajar (kursi kuliah) dan fasilitas penunjang pembelajaran relatif memadai dengan kondisi lingkungan yang kondusif. Guru mata pelajaran PKn tiga orang termasuk peneliti .
Adapun faktor yang diselidiki meliputi ;
1. Faktor Siswa: dengan melihat aktifitas belajar KD Penegakan HAM dan Implikasinya mata pelajaran PKn pada pembelajaran di kelas melalui pendekatan inkuiri .
2. Faktor Guru : dengan melihat cara guru dalam merencanakan pembelajaran dan melaksanakan kegiatan di kelas.
B. Bentuk dan Strategi Penelitian
Dalam meningkatkan aktifitas belajar siswa, peneliti dan kolaborator telah menyusun rencana umum tindakan yang akan dilakukan berdasarkan hasil diskusi selama pengamatan pra-observasi. Dalam perencanaan umumuntuk mengatasi masalah yang dihadapi, peneliti bersama guru berkolaborasi merencanakan pengajaran berbasis inkuiri. Guru dan siswa juga akan bertukar pikiran mengenai masalah yang dihadapi siswa di dalam proses pembelajaran. Semua saran dari siswa akan dicatat oleh guru dan kolaborator. Para Kolaborator diharapkan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Sewaktu guru mengajar, kolaborator memperhatikan, mencatat dan mengumpulkan data yang diperlukan. Setiap akhir pertemuan pengajar, peneliti dan kolaborator mendiskusikan dan mengevaluasi kejadian pengajaran yang disusun kedalam catatan lapangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar