Senin, 01 Mei 2017

PROPOSAL PENELITIAN TINDAK KELAS MATEMATIKA SMP

PROPOSAL PENELITIAN TINDAK KELAS MATEMATIKA SMP 

 JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK


HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306

Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini
Atau Cek FB Kami DISINI
 
 

LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN

A. Landasan Teori
1. Belajar
a. Pengertian belajar
Belajar merupakan proses manusia untuk mencapai berbagai macam kompetensi, ketrampilan, dan sikap. Contoh Penelitian Tindak Kelas (PTK) Matematika smp kelas 8 lengkap. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, belajar adalah usaha sadar atau upaya yang disengaja untuk mendapatkan kepandaian.
Beberapa pengertian mengenai belajar. Di antaranya adalah:
1. Nana Sudjana mengatakan belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang, seperti berubah pengetahuannya, pemahamannya, sikap dan tingkah lakunya, keterampilan, kecakapan dan kemampuannya, daya reaksinya, daya penerimaannya, dan aspek-aspek lain.
2. Menurut Cronbach dalam bukunya Baharudin dan Esa Nur Wahyuni menyatakan: Learning is shown by change in behaviour as result of experience ´, belajar adalah suatu perubahan tingkah laku melalui pengalaman. Dengan pengalamannya tersebut pelajar menggunakan seluruh panca indranya. Pendapat ini sesuai dengan apa yang di kemukakan Clifford T. Morgan dan kawan-kawan yang menyatakan bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku yang relatif tetap dan terjadi sebagai hasil latihan atau pengalaman.Menurut Charles E. Skinner, Learning is a process of progressive behavior adaptation.16Belajar adalah proses adaptasi tingkah laku untuk lebih maju atau lebih baik. Download ptk matematika smp kelas 8 pdf.
3. Menurut Oemar Hamalik, belajar adalah modifikasi atau memperkuat tingkah laku melalui pengalaman dan latihan. Menurut pengertian ini, belajar merupakan suatu proses, suatu kegiatan bukan suatu hasil atau tujuan. Belajar bukan hanya mengingat, akan tetapi lebih luas permukaan dari itu, yakni mengalami.
Berdasarkan pengertian belajar tersebut, dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu proses aktivitas mental seseorang dalam berinteraksi dengan lingkungan. Di dalam interaksi inilah terjadi serangkaian pengalaman-pengalaman belajar, sehingga menghasilkan perubahan tingkah laku yang bersifat positif baik perubahan dalam aspek pengetahuan, sikap maupun psikomotorik.
b. Teori Belajar
Teori belajar pada dasarnya merupakan penjelasan mengenai bagaimana terjadinya belajar atau bagaimana informasi diproses di dalam pikiran siswa. Berdasarkan teori belajar, diharapkan suatu pembelajaran lebih meningkatkan perolehan siswa sebagai hasil belajar. ptk matematika smp kelas 8 lengkap.
Menurut kelompok teori kognitif, belajar adalah proses pencapaian atau perubahan pemahaman (insight), pandangan, harapan, atau pola berfikir.Teori belajar kognitif berguna dalam mempelajari materi-materi yang rumit yang membutuhkan pemahaman, untuk memecahkan masalah, dan untuk mengembangkan ide. Seperti pada materi bangun ruang yang terlalu abstrak dan banyak rumus yang berbeda, maka dalam pembelajaran bangun ruang sangat dibutuhkan kemampuan abstraksi dari peserta didik untuk mempelajarinya dan mampu memahami rumus-rumus bangun ruang, sehingga peserta didik dapat menerapkan rumus dalam menjawab soal.
Teori Gestalt merupakan teori kognitif. Teori Gestalt menganggap bahwa belajar adalah proses yang didasarkan pada pemahaman (insight). Download Proposal matematika smp kelas 8 terbaru. Karena pada dasarnya setiap tingkah laku seseorang selalu didasarkan pada kognisi, yaitu tindakan mengenal atau memikirkan situasi dimana tingkah laku tersebut terjadi. Pada situasi belajar, keterlibatan seseorang secara langsung dalam situasi belajar tersebut akan menghasilkan pemahaman yang dapat membantu individu tersebut memecahkan masalah. Dengan kata lain, teori Gestalt ini menyatakan bahwa yang paling penting dalam proses balajar individu adalah dimengertinya apa yang dipelajari oleh individu tersebut. Oleh karena itu, teori belajar Gestalt ini disebut teori insight.
Max Wartheimer dan Katona mencoba mempelajari tentang insight pada manusia. Wartheimer menggambarkan bagaimana anak¬anak dapat memecahkan soal geometri. Dengan hanya mengetahui rumus luas permukaan sebuah segi empat, disuruh memecahkan sebuah soal, mencari jajar genjang. Download ptk matematika smp word. Sementara anak yang mengalikan panjang dengan lebar (analogi dengan rumus luas permukaan segi empat). Tentu hal ini merupakan cara yang salah. Tetapi anak lain yang dapat melihat inti dari stuktur jajar genjang, mendapatkan bahwa dengan menarik sebuah diagonal akan didapati dua buah segitiga sama dan sebangun (kongruen). Dengan mencari luas permukaan sebuah segitiga dikalikan dua, anak tersebut dapat memperoleh pemecahan soal. Jadi, insight pada dasarnya dapat pula diperoleh dengan struktur esensial dalam situasi problematis.
Teori psikologi Gestalt sangat berpengaruh terhadap tafsiran tentang belajar. Beberapa prinsip yang perlu mendapat perhatian adalah sebagai berikut:
1) Tingkah laku terjadi berkat interaksi antar individu dan lingkungan, faktor herediter (natural endowment) lebih berpengaruh. Download PTK Lengkap Mapel matematika smp kelas 8.
2) Bahwa individu berada dalam keadaan keseimbangan itu akan mendorong terjadinya tingkah laku.
3) Belajar mengutamakan aspek pemahaman (insight) terhadap situasi problematis.
4) Belajar menitik beratkan pada situasi sekarang, dalam situasi tersebut menemukan dirinya.
5) Belajar dimulai dari keseluruhan dan bagian-bagian hanya bermakna dalam keseluruhan itu.
Teori Gestalt lebih banyak menekankan kepada belajar melalui pengalaman. Oleh karena itu pembelajaran lebih diarahkan memberi kesempatan kepada peserta didik melakukan sesuatu¬learning by doing. Dalam Al-Qur’an juga diterangkan bahwa Allah telah membekali manusia dengan sarana-sarana baik fisik maupun psikis agar manusia dapat menggunakannya untuk belajar dan mengembangkan ilmu dan teknologi untuk kepentingan dan kemaslahatan manusia.
Sebagaimana tertuang dalam Q. S. An-Nahl: 78
 “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu apapun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur. ´
Dalam Terjemah Tafsir Al-Marogi diterangkan bahwa Allah menjadikan apa yang tidak kalian ketahui, setelah Dia mengeluarkan kalian dari dalam perut ibu. Kemudian memberi kalian akal yang dengan itu kalian dapat memahami dan membedakan antara yang baik dan yang buruk, antara petunjuk dengan kesesatan, dan antara yang salah dengan yang benar, menjadikan pendengaran bagi kalian yang dengan itu kalian dapat mendengar suara-suara, sehingga sebagian kalian dapat memahami dari sebagian yang lain apa yang saling kalian perbincangkan, menjadikan penglihatan, yang dengan itu kalian dapat melihat orang-orang, sehingga kalian dapat membedakan antara sebagian dengan sebagian yang lain, dan menjadikan perkara-perkara yang kalian butuhkan di dalam hidup ini, sehingga kalian dapat mengetahui jalan, lalu kalian menempuhnya untuk berusaha mencari rizki dan barang-barang, agar kalian dapat memilih yang baik dan meninggalkan yang buruk. Demikian halnya dengan seluruh perlengkapan dan aspek kehidupan. contoh download ptk matematika smp.
Dari terjemah tafsir di atas, dikatakan bahwa dalam proses belajar atau mencari ilmu manusia telah diberi sarana fisik berupa indra eksternal, yaitu mata dan telinga, serta sarana psikis berupa daya nalar atau intelektual. Maka dalam proses pembelajaran matematika pada materi luas permukaan dan volum bangun ruang, guru ditekankan untuk memperlihatkan unsur-unsur atau urutan yang terstruktur dalam proses perangkaian untuk menjadi suatu bangun ruang, karena tidak mudah untuk membayangkan benda dalam bangun ruang yang hanya dituangkan dalam penampang bangun datar. Download ptk matematika smp word. Oleh karena itu, penerapan alat peraga Dimensi Tiga dengan metode demonstrasi sangat tepat digunakan dalam pembelajaran bangun ruang karena peserta didik dapat melihat secara langsung proses perangkaian terbentuknya bangun ruang dan proses penurunan rumus-rumus bangun ruang, sehingga pemahaman peserta didik dapat meningkat.
c. Hasil Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melakukan kegiatan belajar. Belajar itu sendiri merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan prilaku yang relatif menetap. Dalam pembelajaran, anak yang berhasil dalam belajar ialah yang berhasil mencapai tujuan-tujuan pembelajaran atau tujuan-tujuan intruksional. contoh proposal ptk matematika smp kelas 8 word. Belajar yang berkenaan dengan hasil, (dalam pengertian banyak hubungannya dengan tujuan pengajaran), Gagne, sebagaimana dikutip oleh Hamzah B. Uno mengemukakan ada lima jenis atau lima tipe, yakni:
1) belajar kemahiran intelektual (kognitif).
2) belajar informasi verbal.
3) belajar mengatur kegiatan intelektual.
4) belajar sikap.
5) belajar ketrampilan motorik.
Hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika merupakan hasil kegiatan dari perlakuan atau pembelajaran yang dilakukan siswa. Atau dengan kata lain hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika merupakan apa yang diperoleh siswa dari proses belajar matematika. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman peserta didik pada suatu pembelajaran, guru dapat memberikan evaluas permukaani sebagai penilaian hasil belajar peserta didik. Download ptk matematika smp kelas 8 pdf. Penilaian hasil belajar dapat dilakukan sekali setelah suatu kegiatan pembelajaran dilaksanakan. Penilaian hasil belajar jugaberfungsi untuk mengetahui sejauh mana proses pembelajaran telah berjalan secara efektif.
Telah dikatakan bahwa belajar adalah suatu proses yang menimbulkan terjadinya suatu perubahan atau pembaharuan dalam tingkah laku atau kecakapan. Berhasil atau tidaknya suatu pembelajaran tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhinya. ptk matematika smp kelas 8 lengkap.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar diantaranya.
1) Internal
Faktor internal meliputi aspek fisiologis (keadaan jasmani) dan aspek psikologis (keadaan rohani). Kondisi umum jasmani dan tonus (tegangan otot) yang menandai tingkat kebugaran organ-organ tubuh dan sendi-sendinya dapat mempengaruhi semangat dan intensitas peserta didik dalam mengikuti pelajaran. Kondisi organ tubuh yang lemah, apalagi jika disertai pusing-pusing kepala misalnya, dapat menurunkan kualitas ranah cipta (kognitif) sehingga materi yang dipelajarinya pun kurang atau tidak berbekas. Download ptk matematika smp kelas 8 pdf. Banyak faktor yang bersifat rohaniah (aspek psikologis) yang dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas perolehan pembelajaran peserta didik. Namun di antara faktor-faktor rohaniah peserta didik yang pada umumnya dipandang lebih esensial adalah sebagai berikut.
1) Tingkat kecerdasan atau intelegensi peserta didik.
2) Sikap peserta didik.
3) Bakat peserta didik.
4) Minat peserta didik.
5) Motivasi peserta didik. Download ptk matematika smp word.
2) Eksternal
Faktor eksternal peserta didik terdiri atas dua macam, yaitu faktor lingkungan sosial dan faktor lingkungan nonsosial.
1. Lingkungan sosial.
Lingkungan sosial sekolah seperti para guru, para staf administrasi, dan teman-teman di kelas dapat mempengaruhi semangat belajar seorang peserta didik. Guru adalah pengajar yang mendidik, sebagai pendidik ia memusatkan perhatian pada kepribadian peserta didik khususnya berkaitan dengan kebangkitan belajar. Download PTK Lengkap Mapel matematika smp kelas 8. Masyarakat dan tetangga juga teman¬teman sepermainan di sekitar perkampungan peserta didik tersebut dapat mempengaruhi aktivitas belajar peserta didik. Namun, lingkungan peserta didik yang lebih banyak mempengaruhi kegiatan belajar ialah orang tua dan keluarga peserta didik itu sendiri.
2. Lingkungan nonsosial.
Faktor yang termasuk lingkungan nonsosial ialah gedung sekolah dan letaknya, tempat tinggal peserta didik dan letaknya, alat-alat belajar, keadaan cuaca, alat-alat yang dipakai dalam belajar (seperti alat tulis- menulis, buku-buku, alat peraga,dan sebagainya yang biasa kita sebut alat-alat pelajaran) dan waktu belajar yang digunakan peserta didik. Contoh Downloadptk matematika smp.
Alat peraga merupakan fasilitas penting dalam sekolah yang dapat meningkatkan perhatian siswa. Dengan alat peraga siswa diajak secara aktif memperhatikan apa yang diajarkan guru. Dengan alat peraga, hal-hal yang abstrak dapat disajikan dalam bentuk model-model yang berupa benda konkret yang dapat dilihat, dipegang, diputar balikan, sehingga dapat lebih mudah dipahami. Fakor-faktor ini dipandang turut menentukan tingkat keberhasilan peserta didik.
3) Pendekatan belajar
Dalam hal ini pendekatan belajar merupakan cara atau strategi yang digunakan peserta didik untuk menunjang keefektifan dan efisiensi dalam proses pembelajaran materi tertentu. Metode dalam rangkaian sistem pembelajaran memegang peran yang sangat penting. Contoh Penelitian Tindak Kelas (PTK) Matematika smp kelas 8 lengkap. Keberhasian implementasi strategi pembelajaran sangat tergantung pada cara guru menggunakan metode pembelajaran, karena suatu strategi pembelajaran hanya mungkin dapat diimplementasikan melalui metode pembelajaran.
Faktor-faktor di atas dalam banyak hal sering saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain. Peserta didik yang bersikap conserving terhadap ilmu pengetahuan atau bermotif ekstrinsik (faktor eksternal) umpamanya, biasanya cenderung mengambil pendekatan belajar yang sederhana dan tidak mendalam. Sebaliknya, peserta didik yang berintelegensi tinggi (faktor internal) dan mendapat dorongan positif dari orang tuanya (faktor eksternal), mungkin akan pendekatan belajar yang lebih mementingkan kualitas hasil pembelajaran. Download ptk matematika smp kelas 8 pdf. Jadi, karena pengaruh faktor-faktor tersebut, muncul peserta didik yang high-achievers (berprestasi tinggi) dan under-achievers (berprestasi rendah) atau gagal sama sekali.
2. Pembelajaran Matematika
Pembelajaran adalah upaya menciptakan iklim dan pelayanan terhadap kemampuan, potensi, minat, bakat, dan kebutuhan peserta didik yang beragam agar terjadi interaksi optimal antara guru dengan peserta didik serta peserta didik dengan peserta didik. Download PTK Lengkap Mapel matematika smp kelas 8. Hamzah B. Uno mengatakan bahwa matematika adalah sebagai suatu bidang ilmu yang merupakan alat pikir, berkomunikasi, alat untuk memecahkan berbagai persoalan praktis yang unsur-unsurnya logika dan intuisi, analisis dan kontruksi, generalitas dan individualitas, serta mempunyai cabang-cabang antara lain aritmatika, aljabar, geometri, dan analisis. Sedangkan Jerome Bruner dalam Herman Hudaya mengemukakan bahwa pembelajaran matematika adalah pembelajaran tentang konsep-konsep dan struktur¬struktur matematika yang terdapat di dalam materi yang dipelajari serta mencari hubungan-hubungan antara konsep-konsep dan struktur-struktur matematika itu.
Dalam istilah “pembelajaran” yang lebih dipengaruhi oleh perkembangan hasil-hasil teknologi yang dimanfaatkan untuk kebutuhan belajar, peserta didik diposisikan sebagai subjek belajar yang memegang peranan yang utama, sehingga dalam setting proses belajar mengajar peserta didik dituntut beraktivitas secara penuh, bahkan secara individual mempelajari bahan pelajaran. ptk matematika smp kelas 8 semester 1. Dengan demikian mengajar menempatkan guru sebagai fasilitator. Oleh karena itu, dalam pembelajaran matematika perlu dilakukan berbagai upaya merancang, memilih, dan menerapkan berbagai strategi, metode, atau pendekatan pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi. Dengan mengajukan masalah kontekstual, peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika. Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran, sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga atau media lainnya.
Secara umum tujuan dari pembelajaran matematika yaitu agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
a. Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah. ptk matematika smp terbaru.
b. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika.
c. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan yang memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
d. Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. Download ptk matematika smp kelas 8 pdf.
e. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
3. Keaktifan Peserta Didik dalam Pembelajaran
Keaktifan berasal dari kata aktif yang berarti giat. Jadi keaktifan adalah kegiatan dalam proses belajar mengajar. Dalam setiap proses belajar mengajar, peserta didik selalu menampakkan keaktifan. Keaktifan itu beraneka ragam bentuknya. Mulai dari keadaan fisik yang mudah diamati sampai kegiatan psikis yang sudah diamati. Adapun jenis-jenis aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran diantaranya adalah.
a. Visual activities, yaitu membaca dan memperhatikan gambar, demonstrasi, percobaan atau pekerjaan orang lain.
b. Oral activities, yaitu menyatakan, merumuskan, bertanya, memberi saran, mengeluarkan pendapat, mengadakan interview, diskusi dan sebagainya.
c. Listening activities, yaitu mendengarkan uraian, percakapan, diskusi, pidato, musik dan sebagainya.
d. Writing activities, yaitu menulis cerita, karangan, angket, tes, laporan, menyalin dan sebagainya. Download ptk matematika smp word.
e. Drawing activities, yaitu melakukan percobaan, membuat konstruksi, model, mereparasi, bermain, berkebun dan sebagainya.
f. Mental activities, yaitu menganggap, mengingat, memecahkan soal, menganalisis, melihat hubungan, mengambil keputusan dan sebagainya.
g. Emotional activities, yaitu menaruh minat, merasa bosan, gembira, berani, tenang, gugup dan sebagainya.
Dalam dunia pendidikan dan pengajaran tuntutan peserta didik agar selalu aktif bukanlah hal yang baru. Keaktifan peserta didik merupakan konsekuensi logis dari pengajaran yang seharusnya. Artinya merupakan tuntutan logis dari hakekat belajar-mengajar. Hampir tak pernah terjadi proses belajar tanpa adanya keaktifan individu peserta didik yang belajar. Permasalahannya hanya terletak dalam kadar atau bobot keaktifan belajar peserta didik. contoh download ptk matematika smp. Ada keaktifan belajar kategori rendah, sedang, dan ada pula tinggi. Seandainya dibuat rentangan skala keaktifan dari 0-10, maka keaktifan belajar ada dalam skala 1 sampai 10, tidak ada skala nol, betapapun kecilnya keaktifan tersebut. contoh proposal ptk matematika smp kelas 8.
Dalam pembelajaran bangun ruang dengan menerapkan alat peraga Dimensi Tiga dengan metode demonstrasi peserta didik dituntut agar selalu aktif, yaitu dengan mengamati (observasi), mengkaji (analisis), dan menafsirkan (interpretasi). Penggunaan alat peraga dengan metode demonstrasi dapat merangsang peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran. Karena dengan alat peraga rasa ingin tahu peserta didik semakin bertambah sehingga peserta didik dapat memperhatikan penjelasan tentang materi yang disampaikan, ada kemauan untuk mencatat penjelasan dari guru, aktif bertanya, berani menjawab soal dan mampu mengerjakan tugas yang telah diberikan. Download ptk matematika smp word. Keaktifan peserta didik sangat berpengaruh terhadap hasil belajar, karena dengan keaktifan peserta didik dapat terlihat seberapa jauh peserta didik memahami materi dan ,inat peserta didik dalam menerima materi yang telah disampaikan sehingga dapat berdampak positif pada hail belajarnya. Pembelajaran matematika pada materi luas permukaan dan volum bangun ruang dengan penerapan alat peraga Dimensi Tiga dengan metode demonstrasi bisa memompa semangat dan keaktifan peserta didik dalam belajar. ptk matematika smp terbaru.
4. Metode Demonstrasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar